Tradisi Ancakan Di Dusun Krajan Berlangsung Meriah

30 Agustus 2023
Admin Desa
Dibaca 997 Kali
Tradisi Ancakan Di Dusun Krajan Berlangsung Meriah

Dalam rangka meramaikan dan menjaga tradisi dalam Bersih Dusun Krajan Desa Bancak. Delapan Ancak yang dibawa masyarakat Dusun kerajaan Desa bancak Kecamatan bancak di kirab dan dinilai. Pawai ancaan merupakan tradisi yang ada di merti Dusun Krajan di Kabupaten Semarang Jawa Tengah.  Ancak sendiri merupakan bentuk wujud syukur masyarakat atas melimpahnya hasil bumi yang ada. 

Kepala Dusun Krajan Adi Suprianto mengatakan merti Dusun dilaksanakan setiap tahun sekali tepatnya di hari selasa pahing malam Rabu Pon. "Pada di tahun ini jatuh di bulan Agustus sekaligus memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang ke-78." Ungkapnya. Ancak sendiri merupakan tempat untuk mengangkut sesaji makanan di mana sesaji makanan tersebut terdapat filosofinya masing-masing seperti Jadah dan jenang yang memiliki sifat lengket yang mengartikan masyarakat yang tidak mudah terpecah dan selalu bersatu, selain itu juga terdapat miniatur bangunan/ tempat yang di perlombakan dari tiap RT se dsn Krajan Bancak.

Sementara itu kasi pemerintah Desa Bancak, Siswanto menjelaskan tradisi pawai ancak sudah dilaksanakan sejak zaman nenek moyang. Dahulu ancak hanya berupa berbagai makanan sederhana serta dimeriakan dengan kesenian Tayub dan di tahun ini terdapat pawai Anca atau jolen yang dibuat oleh seluruh warga Dusun krajan. Hal ini sebagai pelestarian adat istiadat yang ada di desa Bancak. Siswanto juga menyebutkan tradisi ini akan selalu dilaksanakan setiap tahunnya dan akan selalu meriah karena antusias masyarakat yang tinggi dan dengan menghadirkan kreativitas pada ancak-ancak yang dikirap, untuk waktunya sudah bisa ditentukan kebanyakan bertepatan pada bulan Agustus baik awal pertengahan maupun akhir temanya mungkin setiap tahun beda-beda yang penting tidak lepas dari untuk melestarikan adat istiadat yang ada di dusun Krajan Bancak  dengan dasar syukuran dan melestarikan kebudayaan.