Sosialisasi STBM 5 Pilar Untuk Pencegahan Stunting dan Sanitasi Lingkungan Oleh Mahasiswa KKN UIN Salatiga

09 Februari 2024
KKN UIN WALISONGO
Dibaca 961 Kali
Sosialisasi STBM 5 Pilar Untuk Pencegahan Stunting dan Sanitasi Lingkungan Oleh Mahasiswa KKN UIN Salatiga

Sosialisasi STBM 5 Pilar Untuk Pencegahan Stunting Dan Sanitasi Lingkungan Oleh Mahasiswa KKN UIN Salatiga

Mahasiswa KKN UIN Salatiga melaksanakan kegiatan Sosialisasi tentang STBM 5 Pilar untuk pencegahan stunting dan sanitasi lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan di masjid Al Faruq Muttaqin di Dusun Banyutarung, Kelurahan Bancak, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang. Terlaksana sesuai dengan rencana pada hari jumat, 9 Februari 2024 pukul 13.00 sampai selesai. Kegiatan sosialisasi ini didukung penuh oleh Kepala Puskesmas Kecamatan Bancak, Bidan Desa Kelurahan Bancak, Kepala Desa Kelurahan Bancak, Perangkat Desa, Kader Posyandu Desa Bancak, serta masyarakat Desa Bancak khususnya Dusun Banyutarung.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Kepala Dusun Banyutarung, 4 Kader Posyandu Desa Bancak, bapak RW, bapak RT 1 dan RT 2, 52 bapak ibu warga Dusun Banyutarung, 20 mahasiswa KKN UIN Salatiga. Kegiatan ini dimulai dengan rangkaian kegiatan acara pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan indonesia raya, sambutan, doa, penutup dan dilanjutkan dengan sesi sosialisasi STBM 5 Pilar untuk pencegahan stunting dan sanitasi lingkungan.

Sambutan pertama disampaikan oleh koordinator desa sahabat Aditya Ramadhan yang menyampaikan harapan semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di Dusun Banyutarung dan bisa mengimplementasikan melalui metode STBM 5 Pilar yang digabung dengan kegiatan Kerja Bakti Lingkungan pada hari Sabtu, 10 Februari 2024. Dilanjutkan dengan sambutan kedua oleh kepala Dusun Banyutarung ibu Nita Susanti yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program yang selaras dengan arahan dari kecamatan Bancak dan Puskesmas Kecamatan Bancak bahwa Sanitasi dan Stunting merupakan program yang sedang didorong oleh pemerintah.

Pada sesi penyampaian sosialisasi yang sampaikan oleh sahabat Indri Sulistari tentang STBM 5 Pilar (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) merupakan pendekatan untuk merubah perilaku hygiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan yang dilakukan berdasarkan kesadaran masyarakat. Tujuan STBM 5 Pilar ini untuk mencegah penyakit berbasis lingkungan, memberdayakan hidup bersih dan sehat, sehingga pencegahan stunting yang berkaitan dengan pola hidup yang sehat dengan lingkungan sekitar yang sehat.

Dilanjutkan oleh sahabat Muhammad Musyafa’ yang menjabarkan terkait 5 Pilar dari sosialisasi tersebut yakni, stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga dan pengelolaan limbah cair rumah tangga.

Hubungan STBM 5 Pilar dengan pencegahan stunting terdapat beberapa hal, diantaranya yang pertama pencemaran lingkungan akibat tinja dapat menyebabkan penyakit diare pada anak yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Yang kedua kebiasaan cuci tangan pakai sabun dapat mencegah penyakit yang ditularkan melalui tangan yang dapat menyebabkan stunting, yang ketiga air minum yang hygiene dapat membantu memenuhi gizi anak, yang keempat sampah yang dikelola dengan baik dapat mmbantu mencegah penyakit pada anak, yang kelima adalah limbah cair yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari air dan tanah yag berdampak pada anak.

Koordinator lapangan sahabat Afi Fatunikmah menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah untuk pencegahan stunting dan sanitasi lingkungan. Maka dari itu kegiatan sosialisasi ini merupakan cara yang efektif untuk mencegah stunting. Dengan meningkatkan akses dan kualitas sanitasi. Sehingga kesehatan masyarakat dapat meningkat dan stunting dapat dicegah.